Rabu, 12 Mei 2010

Cirebon: Sebuah Kota Sebuah Cerita

Yah..Cirebon, sebuah Kota sebuah cerita...sengaja kami membuat redaksi yang mirip dengan nama Album Band papan atas Indonesia...Peterpan:Sebuah Nama Sebuah Cerita. Namun kali ini, kami tidak akan banyak bermain dengan kata, yang akan kami sajikan hanyalah sebuah cerita yang tak pernah usang dari beragam foto Cirebon Tempo Doeloe...Nampaknya kalimat yang tepat kami sajikan bersama foto-foto tua ini adalah "Every Picture Tell About Story.."Selamat menikmati suguhan koleksi foto Cirebon masa dulu...
Foto diatas adalah foto RSUD. Gunung Djati, yang kini dipenuhi beragam c
erita polemik dan kontroversif mengenai pelayanan kepada masyarakatnya. Semoga kedepan pelayanan RSUD Gunung Djati lebih baik dan lebih manusiawi, sesuai dengan titah Sunan Gunung Djati: Ingsun titip tajug lan fakir miskin.


Pasuketan, sebuah nama jalan di Cirebon, yang kini ramai dengan rutinitas dan aktivitas ekonomi. Semoga roda perekonomian Cirebon semakin membaik dalam beberapa tahun kedepan.

Stasiun Prujakan, stasiun kereta api yang berada di jalan kembar Kota Cirebon.

(To Be Continue...)




All About My Cirebon

Bagaimanapun Cirebon adalah sebuah daerah mandiri terbesar kedua di Provinsi Jawa Barat, setelah ibukota Jawa barat, yakni Kota Bandung. Secara administratif, Cirebon terbagi menjadi Kota dan Kabupaten. Daerah ini berada di pesisir Laut Jawa, di jalur pantura. Jalur Pantura Jakarta - Cirebon - Semarang merupakan jalur terpadat di Indonesia. Kota Cirebon juga adalah kota terbesar keempat di wilayah Pantura setelah Jakarta, Surabaya, dan Semarang.

Karena letaknya yang sangat strategis yakni di persimpangan antara Jakarta, Bandung, dan Semarang, menjadikan Cirebon sangat cocok dan potensial untuk berinvestasi dalam segala bidang investasi seperti hotel, rumah makan, pusat perbelanjaan baru, pendidikan. Sehingga Cirebon merupakan pilihan yang sangat tepat untuk berinvestasi. Dengan didukung oleh kegiatan ekonomi yang baik dan terpadu menjadikan Kota Cirebon berkembang menjadi Kota METROPOLITAN ketiga di Jawa Barat setelah metropolitan BoDeBeK( Bogor, Depok, Bekasi) yang merupakan hinterland / kota penyangga bagi ibukota Jakarta dan Metropolitan Bandung.

Cirebon merupakan pusat bisnis, Industri, dan jasa di wilayah Jawa Barat bagian timur dan utara. Banyak sekali Industri baik skala kecil, menengah, dan besar menanamkan modalnya di kota wali, Cirebon. Dengan didukung oleh banyaknya orang - orang yang bekerja, beraktifitas dan menuntut ilmu di Kota Cirebon, sekitar kurang lebih 1 juta orang, Menjadikan kota Cirebon lebih hidup. Pembangunan di Kota Cirebon juga menggeliat dan menunjukkan respons positif, hal ini terbukti dengan banyaknya bangunan - bangunan besar dan tinggi yang berada di jalan - jalan utama kota Cirebon.

Saat ini, wajah Kota Cirebon telah berubah, menjadi kota modern mandiri ketiga di Pulau Jawa bagian barat setelah Jakarta dengan kota - kota satelitnya ( Bogor, Depok, Banten, dan Bekasi) dan Bandung Raya dengan kota - kota satelitnya ( Tasikmalaya, Cimahi, Subang, Purwakarta, Cianjur, Garut). Kini pemerintah wilayah Cirebon sedang giat - giatnya mengembangkan potensi wilayah kota Cirebon Metropolitan dengan kota - kota satelitnya ( Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan sebagian Jawa Tengah bagian barat yakni Tegal, Brebes, Purwokerto, dan Pekalongan). Dahulu Cirebon merupakan ibu kota Kesultanan Cirebon dan Kabupaten Cirebon, namun ibu kota Kabupaten Cirebon kini telah dipindahkan ke Sumber.

Cirebon juga disebut dengan nama 'Kota Udang' dan 'Kota Wali'. Sebagai daerah pertemuan budaya Jawa dan Sunda sejak beberapa abad silam, masyarakat Cirebon biasa menggunakan dua bahasa, bahasa Sunda dan Jawa.